KENDARAAN alam, dan batu bara telah mempermudah kehidupan

KENDARAAN BERTENAGA LISTRIK DAN PANDANGANNYA DARI PERSPEKTIF AGAMA ISLAM Makalah Ditujukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Mata Kuliah TPB Agama dan Bahasa Indonesia Oleh:Handi Nugraha Muchlis140210170082   UNIVERSITAS PADJADJARANFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMPROGRAM STUDI KIMIA2017 10 KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat dan lindungannya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir berupa makalah yang ditunjukan untuk memenuhi mata kuliah TPB yang berjudul “Kendaraan Bertenaga Listrik dan Pandangannya dari perspektif Agama Islam” yang diambil dari tema SDGs nomor tujuh, yaitu energi bersih dan terjangkau.Tugas akhir berupa makalah yang penulis dengan  semaksimal mungkin dan dibantu dari beberapa jurnal ilmiah maupun lainnya sebagai bahan data pembuatan makalah ini. Semoga makalah ini dapat meberikan informasi yang bermanfaat dan dapat mengajak pembaca kepada tujuan dari pembuatan makalah ini. Penulis menyadari masih ada kekurangan dalam pembuatan makalah ini dan penulis harapkan adanya kritik dan saran untuk penulisan makalah yang lebih baik dikesempatan selanjutnya    Bandung, Desember 2017 Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR?iDAFTAR ISI?iiBAB I?1PENDAHULUAN?11.1?Latar Belakang?11.2?Rumusan Masalah?21.3?Tujuan?21.4?Manfaat?3BAB II?4PEMBAHASAN?42.1?Pengertian Emisi Gas Karbon?42.2?Kendaraan Bertenaga Listrik?42.3?Penggunaan Kendaraan Bertenaga Listrik?62.4?Pentingnya Menggunakan Kendaraan Bertenaga Listrik?62.5?Manfaat Kendaraan Bertenaga Listrik?72.6?Pandangan Islam terhadap Kendaraan Bertenaga Listrik?7BAB III?9PENUTUP?93.1?Kesimpulan?93.2?Saran?9DAFTAR PUSTAKA?10     10 BAB IPENDAHULUAN 1.1 Latar BelakangBahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara telah mempermudah kehidupan manusia dalam berbagai bidang akan tetatpi ketersediaan bahan bakar fosil dialam sangat terbatas jumlahnya dan memiliki dampak yang sangat besar terhadap lingkungan dan bumi dalam produksi dan pemakaiannya. Perubahan iklim global yang terjadi secara tiba-tiba seperti kenaikan suhu bumi, kenaikan permukaan laut, dan lain sebagainnya telah dirasakan oleh masyarakat dunia sebagai dampak dari pemakaian bahan bakar fosil yang berlebih. Salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim yaitu emisi gas karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor berbahan bakar fosil.Polusi telah menjadi ancaman bagi kehidupan manusia di bumi, berbagai masalah kesehatan bermunculan seperti kanker dan asma.  Polutan yang dihasilkan dari energi kimia dalam bahan bakar fosil diubah menjadi berbagai bentuk energi melalui proses pembakaran dalam jumlah besar sehingga  menyebabkan terjadinya polusi udara dan mengakibatkan perubahan iklim global. Polutan yang dikeluarkan dari pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor antara lain karbon monoksida, hidrokarbon, dan nitrogen oksida. Gas-gas tersebut dapat disebut sebagai gas rumah kaca yang berada di langi dan menyebabkan panas matahari akan tertahan dalam permukaan bumi yang seharusnya dipantulkan kembali ke angkasa melalui atmosfer.Perubahan iklim telah menjadi perhatian dunia dalam beberapa dekade terakhir. Pada tahun 1995, sebanyak 6,5 miliar ton karbon terlepas ke atmosfer sebagai karbon dioksida, konsentrasi karbon dioksida pada atmosfer saat ini menunjukan angka 360 ppm atau 0,36%. Konsentrasi tersebut lebih besar 20% dari satu abad yang lalu, dan diperkirakan akan meningkat hingga 700 ppm pada tahun 2100.Kondisi bumi dengan iklim yang buruk dampak mengancam keberlangsungan kehidupan manusia yang tinggal didalamnya dan keseimbangan ekosistem antara mahluk hidup lainnya akan terganggu. Berbagai cara dalam menurunkan jumlah emisi karbon telah dilakukan oleh semua pihak seperti terbentuknya perjanjian yang ditandatangani 162 negara yang dibentuk oleh PBB untuk mengontrol emisi gas pada tahun 1992 di Rio de Janerio, Brazil. Adapun komitmen antara negara industri untuk mengurangi emisi gas karbon sebesar 5% dibawah level tahun 1990. Upaya lainnya dalam usaha menurukan jumlah karbon yaitu penggunaan energi listik dalam semua aspek kehidupan seperti dalam sarana transportasi. Transportasi yang digunakan didunia saat ini sebagian besar menggunakan bahan bakar fosil sehingga emisi karbon yang dihasilkan sangat besar. Energi listrik yang digunakan dalam sarana transportasi menjadi salah satu solusi dalam upaya menurukan jumlah emisi gas karbon. 1.2 Rumusan Masalah1. Apa yang dimaksud dengan emisi gas karbon?2. Apa yang dimaksud dengan kendaraan dengan tenaga listrik?3. Dimana masyarakat dapat menggunakan kendaraan dengan tenaga listrik?4. Kapan kendaraan tenaga listrik akan digunakan diseluruh dunia?5. Siapa saja yang harus terlibat dalam upaya mengurangi jumlah emisi karbon?6. Bagaimana pandangan Agama Islam dalam penggunan kendaraan dengan tenaga listrik sebagai upaya menurukan jumlah emisi karbon?1.3 Tujuan1. Memahami emisi gas karbon yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar fosil.2. Mengetahui manfaat dari kendaraan bertenaga listrik.3. Mengedukasi masyarakat dalam upaya menurukan jumlah emisi karbon dengan menggunakan kendaraan berbahan bakar energi listrik.4. Mengajak masyarakat agar beralih menggunakan kendaraan dengan bahan bakar energi listrik.5. Mengetahui padangan Agama Islam dalam upaya menurukan jumlah emisi karbon.  1.4 Manfaat1. Masyarakat menyadari bahayanya emisi gas karbon.2. Kendaraan bertenaga listrik ini adalah kendaraan dengan bebas emisi.3. Masyarakat dapat memahami pentingnya menurunkan jumlah emisi gas karbon.4. Masyarakat beralih menggunakan kendaraan bertenaga listrik.5. Terciptanya lingkungan sekitar yang bersih dan sehat.                            BAB IIPEMBAHASAN 2.1 Pengertian Emisi Gas KarbonEmisi gas karbon merupakan sisa hasil pembakaran mesin kendaraan baik itu kendaraan yang menggunakan bahan bakar. Biasanya emisi gas karbon ini terjadi karena pembakaran yang tidak sempurna dari sistem pembuangan dan pembakaran mesin serta lepasnya partikel-partikel karena kurang tercukupinya oksigen dalam proses pembakaran tersebut. Emisi gas karbon merupakan salah satu penyebab terjadinya efek rumah kaca dan pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini.Hal yang paling dirasakan sebagai dampak dari emisi gas karbon yang keluar dari kendaraan dengan bhan bakar fosil ini antara lain kenaikan suhu bumi, kenaikan permukaan laut, dan iklim yang tidak menentu. Senyawa hidrokarbon dan gas karbon monoksida merupakan contoh dari emisi gas karbon  yang dihasilkan dari proses pembakaran dan buka hanya mempengaruhi terhadap perubahan iklim tetapi memiliki dampak juga bagi kesehatan manusia. Bensin adalah senyawa hidrokarbon, jadi setiap hidrokarbon yang didapat di gas buang kendaraan menunjukkan adanya bensin yang tidak terbakar dengan sempurna dan terbuang bersama sisa pembakaran. Apabila suatu senyawa hidrokarbon terbakar sempurna maka hasil reaksi pembakaran tersebut adalah karbondioksida dan air. Senyawa hidrokarbon dapat menyebabkan iritasi mata, pusing, batuk, mengantuk, bercak kulit, perubahan kode genetik, memicu asma dan kanker paru-paru. Sedangkan gas karbon monoksida adalah gas yang relative tidak stabil dan cenderung bereaksi dengan unsur lain. Gas karbon monoksida merupakan gas yang sangat sangat sulit dideteksi karena gas karbon monoksida tidak memiliki bau, rasa dan bentuk. Gas karbon monoksida, dapat mengurangi kadar oksigen dalam darah, dapat menimbulkan pusing, gangguan berpikir, penurunan reflek dan gangguan jantung. 2.2 Kendaraan Bertenaga ListrikHidup bersih dan terbebas dari polutan yang dikeluarkan dari gas buang kendaraan dengan bahan bakar fosil berupa emisi gas karbon adalah harapan bagi seluruh masyarakat dunia yang hidup khusunya dikawasan perkotaan. Berbagai macam cara dilakukan agar hal tersebut terwujud salah satunya dengan pembuatan kendaraan dengan tenaga listrik. Kendaraan dengan tenaga listrik ini tidak memiliki gas buang atau dengan kata lain kendaraan ini bebas emisi karbon.Kendaraan dengan tenaga listrik ini telah ada semenjak awal mula industri otomotif berlangsung, kendaraan listrik juga telah berkembang sejak lebih dari seratus tahun yang silam. Pada awalnya, kendaraan bertenaga listrik lebih dulu populer dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar minyak. Tetapi penemuan candangan minyak diseluruh penjuru dunia membuat kendaraan dengan tenaga listrik ini redup dan digantikan dengan kendaraan dengan bahan bakar minyak pada tahun 1912. Pada tahun 1970 terjadi krisis minyak khusunya di kawasan Amerika Serikat sehingga hal ini kembali memicu pelaku usaha untuk mengurangi ketergantungan akan minyak mentah dan munculnya pemikiran tentang penggunaan bahan bakar alternatif seperti listrik.Kendaraan Listrik adalah semua jenis kendaraan penumpang yang digerakan dengan motor listrik baik seluruhnya maupun sebagian misalnya dalam sistem dengan kombinasi motor bakar. Kelompok kendaraan yang hanya digerakan oleh motor listrik yaitu kendaraan listrik baterai. Kendaraan listrik baterai adalah kendaraan listrik yang menggunakan baterai sebagai penyimpan energi listrik yang nantinya dikonversi menjadi energi mekanik oleh motor listrik. Energi listrik dalam baterai ini diperoleh melalui proses pengisian dari sumber energi listrik eksternal seperti jala-jala listrik. (Kumara & Sukerayasa, 2009). Kendaraan bertenaga listrik yang memiliki spesifikasi operasi yang tinggi seperti tenaga yang mencukupi, jarak tempuh yang optimal atau minimal 50 mil untuk sekali pengisian, setara dengan 75 km, serta nyaman untuk dikendarai baik untuk kondisi jalan kota maupun daerah yang berkontur. Sub bagian ini akan meninjau berbagai komponen utama dalam kendaraan listrik seperti sistem pengemudian, rangkaian daya dan pengatur, serta baterai. Dalam sebuah kendaraan listrik, motor listrik adalah sumber energi mekanik atau tenaga penggerak. Energi mekanik ini dihasilkan dengan mengubah energi listrik yang tersimpan dalam baterai melalui konversi elektromagnetik. Karakteristik dari motor listrik adalah efisiensi konversi yang tinggi, tidak bising, dan berukuran relatif kecil. 2.3 Penggunaan Kendaraan Bertenaga ListrikKendaraan listirk saat ini telah digunakan secara komersil terbatas hanya di negara-negara maju, hal ini dikarenakan fasilitas yang disediakan seperti pengisian baterai listrik umum yang sudah tersedia dimanapun. Kerjasama antara pemerintah setempat dan perusahaan otomotif yang memproduski kendaraan bertenaga listrik ini telah berlangsung semenjak perancangan awal produksi sehingga kemudahan didapat ketika masyarakat menggunakan kendaraan ini. Sedangakan penggunaan kendaraan bertenaga listrik di negara-negara berkembang sangat terbatas jumlahnya, hal ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah dalam menyediakan fasilitas yang menunjang penggunaan kendaraan bertenaga listrik ini, pengisian baterai listrik hanya terbatas dirumah sehingga masyarakat akan berpikir kembali untuk menggunakan kendaraan listrik.Kesadaran akan hidup bersih dan udara yang bebas emisi karbon yang akan mendorong penggunaan kendaraan bertenaga listrik ini. Penyediaan fasilitas oleh pemerintah sangat diharapkan agar masyarakat beralih menggunakan kendaraan bertenaga listrik. Penggunaan kendaraan bertenaga listrik tidak hanya untuk kendaraan pribadi tetapi dapat digunakan juga terhadap sarana transportasi umum, seperti bus, taksi, dan sarana transportasi lainnya.2.4 Pentingnya Menggunakan Kendaraan Bertenaga Listrik Penggunaan kendaraan bertenaga listrik sudah mulai ramai digunakan semenjak beberapa tahun terakhir di beberapa negara maju. Saat ini pemahaman masyarakat, khususnya di negara maju, terhadap hubungan antara gaya hidup dan kualitas lingkungan bersih. Kondisi ini sangat mendukung untuk mendukung perkembangan industri kendaraan listrik. Agar teknologi kendaraan listrik ini bisa bersaing dengan kendaraan berbahan bakar minyak maka harus memiliki spesifikasi yang dimiliki oleh kendaraan bermotor biasa dan berbagai kelebihan yang berkaitan dengan penggunaan motor listrik. Sebagai contoh, kendaraan bermotor biasa sudah didukung oleh jaringan distribusi bahan bakar yang sangat luas sehingga konsumen tidak pernah merasa khawatir akan kehabisan bahan bakar. Untuk kendaraan listrik hal ini bisa dilakukan dengan menyediakan stasiun pengisian baterai umum. 2.5 Manfaat Kendaraan Bertenaga Listrik Industri otomotif terus berinovasi dalam pembuatan kendaraan dengan tenaga listrik. Kebutuhan masyarakat akan kendaraan yang bebas emisi dapat terpenuhi bila semua pihak yang terlibat seperti pemerintah dan industri otomotif saling bekerja sama.?Penyediaan fasilitas dan pembuatan kebijakan yang menguntungkan dalam penggunaan kendaraan bertenaga listrik harus dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat tidak kesulitan dalam menggunakan kendaraan ini. Masyarakat juga perlu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan udara yang bebas emisi dari kendaraan berbahan bakar minyak, memilih dalam menggunakan kendaraan yang bebas emisi juga perlu dilakukan masyarakat agar terciptanya persaingan yang sehat dalam penjualan kendaraan berbahan bakar fosil maupun kendaraan bertenaga listrik dalam perindustrian otomotif. 2.6 Pandangan Islam terhadap Kendaraan Bertenaga ListrikPandangan Agama Islam agar selalu menjaga lingkungan tetap bersih dan tidak melakukan kerusakan didunia ini, pernyataan ini sesuai dalam QS. Al-Qashash:77, Allah SWT berfirman “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dan janganlah kamu melupakan bahagiamu dari kenikmatan duniawi dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang berbuat kerusakan”Penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil juga selain membantu bagi kehidupan manusia tetapi mempunyai dampak yang sangat buruk bagi lingkungan sekitar kita, pegolahan bahan bakar fosil menjadi produk jadi seperti minyak  mentah dan lain sebagainya itu akan merusak alam dan ekosistem yang ada. Allah SWT mengingatkan bagi orang-orang yang melakukan kerusakan di muka bumi ini akan mendapatkan balasan yang setimpal dengan apa yang dia perbuat sebagaimana dalam QS. Ar-Rum:41, Allah SWT berfirman “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.Sudah menjadi kewajiban manusia beriman dalam menjaga kebersihan dimuka bumi, karena Rasullah bersabda, “Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”. Manusia yang mempunyai iman yang kuat akan menjalankan hidupnya dengan bersih dan tidak akan melakukan kerusakan.Banyak sekali ciptaan Allah SWT yang ada di langit maupun di dalam bumi dan tidak ada satupun yang tidak berguna atau dapat dimanfaatkan bagi manusia untuk bertahan hidup, sebagimana dalam QS. Al-Imran:191, Allah SWT berfirman “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”                     BAB IIIPENUTUP 3.1 KesimpulanPerubahan iklim, kenaikan suhu bumi, dan kenaikan perumukaan laut adalah dampak yang paling dirasakan karena adanya emisi gas karbon yang keluar dari pembakaran atau penggunaan bahan bakar fosil. Tidak hanya merusak lingkungan sekitar tetapi juga hal tersebut akan berdampak bagi kesehatan manusia dan berujung kematian. Kesadaran akan hidup bersih dan terbebas dari emisi gas karbon sudah disadari oleh semua pihak. Kendaraan bertenaga listrik menjadi sebuah solusi yang dibutuhkan, kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar fosil atau dengan kata lain tidak mengeluarkan emisi gas karbon.Sudah saatnya menggunakan kendaraan yang bebas emisi gas karbon ini demi terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman bagi kehidupan manusia, perlu dukungan semua pihak agar hal ini terwujud seperti, pemerintah yang mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan dalam penggunaan kedaraan ini, penyediaan fasilitas pengisian baterai listrik kendaraan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir bila kehabisan daya listrik pada baterai, dan diperlukan komitmen kuat antara masyarakat sebagai pengguna, pemerintah sebagai pemegang kekuasaan, dan industri otomotif sebagai pihak yang membuat kendaraan bertenaga listrik agar terciptanya kondisi yang saling menguntukan demi lingkungan yang diharapkan bersama. 3.2 SaranMenurut saya, emisi gas karbon merupakan masalah yang sangat serius dan perlu ditangani secepat mungkin, dampak yang telah dirasakan menjadi bukti bahayanya gas yang dihasilkan dari aktivitas yang menggunakan bahan bakar fosil. Diperlukan kerjasama semua pihak dalam menangani masalah ini, kebijakan pemerintah dalam mengeluarkan aturan tentang penggunaan bahan bakar fosil perlu diperketat sehingga menguntukan dalam penggunaan energi listrik yang akan digunakan dalam sarana transportasi. Sebagai bagian dari masyarakat dunia, setiap orang perlu mengingatkan satu sama lain pentingnya hidup bersih dengan udara yang bebas emisi agar lingkungan sekitar dapat ditinggali oleh masyarakat. DAFTAR PUSTAKA  Reynaldi, G. (2012, Desember). Pandangan Islam Terhadap Lingkungan Hidup. Dipetik Januari 2018 dari reynaldygustami.blogspot.co.id : http://reynaldygustami.blogspot.co.id/2012/12/pandangan-islam-terhadap-lingkungan.htmlNurjanah & Yamin. (2010). Pengembangan Produk Prototipe Kendaraan Hybrid. Depok : Universitas GunadarmaI, M.(2010). Energi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan. Jakarta : Universitas Negeri JakartaNyoman, S. K., I, W. S.(2009). Tinjauan Perkembangan Kendaraan Listrik Dunia Hingga Sekarang. Bali : Universitas UdayanaAbdul, R. (2013). Pembuatan Mobil Listrik Untuk Solusi Transportasi Ramah Lingkungan (Mobil Baskara). Bantul : SMK Muhammadiyah Bambanglipuro   10