Senam secara alami dengan senam hamil untuk bayi

Senam hamil bisa memperbaiki posisi bayi sungsang
sehingga ibu bisa melahirkan secara normal.

Banyak
ibu yang mengharapkan proses persalinan normal. Persalinan normal didukung oleh
kondisi fisik ibu yang prima dan kehamilan tanpa komplikasi dengan posisi
terbaik kepala bayi di bawah serta kaki di atas.  

Karena
jika kepala bayi belum berada di jalan lahir sampai waktu kelahiran tiba,
kemungkinan dokter akan melakukan penangan khusus seperti operasi caesar. Memperbaiki
posisi bayi bisa dilakukan secara alami dengan senam hamil untuk bayi sungsang.

Manfaat senam hamil

Berdasarkan penelitan,
wanita yang rajin berolahraga akan melalui proses melahirkan yang lebih cepat
daripada mereka yang tidak olahraga selama hamil. A1 Studi
lain juga menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang berolahraga memiliki
jantung lebih sehat. A2 

Untuk Anda yang mendambakan
melahirkan secara normal, senam hamil bisa memperkecil kemungkinan penggunaan forceps atau dioperasi caesar. A3 
Manfaat lain dari senam
hamil bisa Anda simak berikut ini:

·        
Memperbaiki posisi bayi
sungsang agar kepala berada di jalan lahirA4 

·        
Meningkatkan stamina ibu

·        
Mengurangi sakit punggung,
konstipatisi, kembung, dan mual

·        
Memperbaiki mood

·        
Melatih ketahanan tubuh dan
kekuatan otot

·        
Membuat tidur lebih nyenyak

·        
Melatih kesiapan mental
dalam menghadapi persalinan

·        
Lebih mudah dan cepat
menurunkan berat badan pascapersalinan

·        
Membuat penampilan ibu hamil
jadi lebih cantik dan segar karena aliran darah lancarA5 A6 

 

Senam hamil untuk memperbaiki posisi bayi sungsang

Agar bisa melahirkan normal,
posisi bayi harus berada di jalan lahir. Biasanya bidan atau dokter akan
memberitahukan posisi bayi Anda setelah kehamilan berusia 30 minggu lebih
melalui USG atau pemeriksaan ultrasound.

Jika
saat pemeriksaan ternyata bayi Anda sungsang, tidak perlu khawatir. Posisi bayi
masih akan sering berubah-ubah selama trisemester kedua. Namun Anda bisa
membantu si kecil menemukan jalan lahirnya dengan gerakan senam hamil berikut:A7 

1.    Berlututlah
di atas matras dengan bokong terangkat ke atas sementara kepala, bahu, dan dada
bagian atas menempel ke matras. Buka kaki lebar-lebar, posisi paha tidak
menempel ke perut. Tahan posisi ini sampai 15 menit. Tujuan dari gerakan ini
adalah untuk memberi ruang gerak pada bayi sehingga bayi bisa meluncur ke
panggul. Lakukan tiga kali sehari.

2.    Berbaringlah
telentang dengan pinggul sedikit di angkat. Tempatkan bantal di bawah pinggul
dan tekuk lutut Anda. Tahan posisi selama 10 menit. Lakukan gerakan ini tiga
kali sehari, sebelum makan, dan saat bayi sedang aktif.

3.   
Ambil posisi jongkok atau
duduk dengan kaki sedikit terbuka. Letakkan tangan di atas perut lalu tahan
otot panggul seperti sedang menahan aliran urin. Tahan selama 10 detik lalu
lemaskan. Ulangi sebanyak 20 kali selama lima kali sehari. Jika Anda kesulitan
menahan 10 detik, mulailah dengan 5 detik lalu naikkan durasinya secara
bertahap sampai terbiasa. Melatih otot panggul bawah dengan senam kegel dapat membantu
mempertahankan elastisitias otot sekaligus membuat bayi cepat turun ke jalan
lahir.

4.    Berbaringlah
dengan menekuk lutut. Letakkan tangan kiri di atas perut dan tangan kanan di
bawah punggung. Ambil napas dalam-dalam lalu naikkan perut perlahan-lahan.
Tahan beberapa saat lalu turunkan perut sambil membuang napas. Lakukan sehari
10 kali.A8 

5.    Posisikan
tubuh berjongkok dengan kaki lebih lebar dari bahu. Letakkan tangan di depan
dada seperti posisi berdoa. Gunakan siku untuk menahan bukaan kaki dan tahan
selama 30 detik. Jika perut semakin besar, Anda bisa melakukannya sambal bersandar
di dinding untuk membantu keseimbangan.

 

Sudah banyak ibu yang
merasakan manfaat dari teknik di atas meski belum banyak penelitian yang
membuktikan efektivitasnya. Untuk keamanan ibu dan bayi, lakukan gerakan
tersebut setelah usia kehamilan 34 minggu. A9 

Hentikan senam hamil jika
tubuh terasa lemas, pusing, jantung berdebar-debar, napas menjadi pendek,
punggung atau panggul terasa sakit, terjadi pendarahan vagina, dan kontraksi
rahim. Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat, minum banyak air
putih, dan jangan lakukan saat cuaca sedang panas karena dapat memicu kelelahan
ekstrem.A10 

Pada dasarnya senam hamil
aman bahkan sangat direkomendasikan. Namun konsultasikan lebih dulu dengan
dokter jika Anda punya hipertensi, pernah pecah ketuban, atau pernah mengalami
pendarahan. A11 

Jika sudah rajin melakukan
senam hamil namun setelah 37 minggu kehamilan posisi bayi tetap sungsang, ada
metode yang bisa ditempuh seandainya Anda ingin tetap melahirkan normal. Metode ECV (External
Cephalic Version)
dilakukan oleh dokter kandungan dengan cara memberi tekanan pada perut ibu
hamil agar kepala bayi mengarah ke jalan lahirA12 .

Apa pun
kondisi kehamilan Anda, lakukan senam hamil dan USG secara teratur agar bayi
lahir dengan lancar dan selamat.